BADUNG - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto memuji keindahan dan kelengkapan bentuk fisik Kantor Desa Bongkasa Pertiwi Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung yang ia kunjungi hari ini, Sabtu (11/1/2025). Sebab tidak hanya bersih dan memiliki kualitas yang baik namun juga fasilitas lengkap dengan memanfaatkan perkembangan digital.
"Ide dan inovasi beliau sangat kami banggakan dan akan kami undang sebagai narasumber di beberapa kabupaten," puji Mendes Yandri saat singgah di Kantor Desa Bongkasa Pertiwi didampingi Penasihat DWP Kemendes PDT Ratu Rachmatu Zakiyah.
"Terus terang saya surprise. Bali ini luar biasa. Kantor kepala desa saja bagus. Ini bersih, rapi," imbuhnya.
Mendes Yandri meninjau langsung setiap ruang kerja termasuk tempat yang digunakan untuk berdiskusi antara pemerintah desa dengan warga. Tak terbatas pada itu, namun juga mengisi buku tamu yang sudah dilakukan secara digital.
Hal ini, kata Mendes Yandri harus dicontoh desa lain di Indonesia dengan tetap mengutamakan potensi alamiahnya. Ia yakin, hal tersebut bukan sesuatu yang mustahil karena setiap desa memiliki potensi yang pasti bisa dimanfaatkan dalam memajukan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.
"Kita harus banyak mencontoh, mereplikasi. Ini bisa kan desa lain juga bisa harusnya. Punya alam, punya potensi harusnya desa lain juga bisa punya kantor desa yang bagus seperti ini," tuturnya.
Diketahui Desa Bongkasa Pertiwi termasuk desa digital yang memanfaatkan teknologi informasi untuk melaksanakan pelayanan warga. Dengan demikian maka masyarakat setempat tidak perlu datang langsung ke kabupaten untuk menyelesaikan kebutuhan administrasi karena sudah adanya digitalisasi yang terkoneksi dengan pihak terkait.
Desa yang dinahkodai I Nyoman Buda ini juga melaksanakan 7 program dengan dana desa 2024 di antaranya pencegahan dan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan nabati dan hewani, pengentasan kemiskinan, BUMDes, kesehatan, dan data desa.
Dalam pelaksanaan programnya, hal yang diutamakan adalah memastikan SDM siap sehingga bisa bersaing dengan masyarakat luas. Caranya dengan dukungan penuh pemerintah desa untuk warga mendapatkan les gratis dalam mengasah kemampuan bahasa inggris menyesuaikan kebutuhan saat ini serta pemberian beasiswa untuk mencetak generasi unggul di setiap keluarga.
"SDM kami berikan dana beasiswa untuk anak-anak kuliah. Target 2026 minimal 1 KK ada 1 sarjana. Kami beri stimulasi motivasi agar anak-anak kita secara SDM bisa bersaing," tutup Kades I Nyoman Buda.
Foto: Angga/Humas
Teks: Ria/Humas